Saturday, May 29, 2010

True Love (part two)

author : felicia T
casts : -hangeng, -choi kyuhyun, -song qian, - yuri and sooyoung snsd, han mi young, jung yong hwa cn blue and choi siwon

.........

9 februari 2005, hari itu aku terus menatapi langit cerah dari jendela kamarku. Namun pemandandangan di seoul tak seperti di desa masa kecilku. Di sini yang bias kita lihat hanyalah gedung-gedung tinggi. Aku merindukan danau perak, aku merindukan masa-masa bahagiaku di sana, dan aku merindukan hangeng oppa!ia berulang tahun hari ini.. Namun aku tak boleh memikirkan kekasih orang lain. Betapa beruntungnya song qian, namun ia pantas mendapatkan oppa. Mungkin hanya dia yang kurestui untuk menjadi kekasih oppa, karena aku tahu cinta nya kepada oppa sama besarnya denganku.
“mi young ah~ ada telepon dari temanmu.” Sahut umma
“ah baik umma, siapa umma?”
“seorang laki-laki, anak ibu jangan diam-diam kalau punya kekasih ya…” goda umma
“ihh ummaa…” cekikik ku
“a..anyeong..” jawab suara dari ujung telepon
“anyeong, siapakah ini?”
“i..ini yong hwa, jung yong hwa…kakak kelas mu”
Jung yong hwa? Dia adalah seniorku yang membentuk sebuah band dan memiliki sejuta fans wanita. Buat apa dia mencariku?
“ohh..yung hwa oppa~ ada apa?”
“aku ingin bertanya..maukah kau ikut pesta unjuk bakat sebagai perwakilan murid kelas 9? Aku dengar kau bias menari dan main biola..”
“ohhh tentang itu..siwon oppa sudah menawarkanku minggu kemarin..”
“betulkah..jadi bagaimana? Maukah kau bergabung? Kumohon~”
“hmm..mianhae..aku tidak tertarik, jeongmal mianhae”
“kalau kau berubah pikiran hubungi aku oke?”
“ne, “
“ah, mi young satu lagi..besok si won ulang tahun..dia mengadakan pesta..kamu mau pergi ?”
“mm jam berapa?”
“sehabis pulang sekolah, jangan kawatir aku akan mengantarmu pulang lebih awal..”
“baiklah..sampai jumpa”
“dada~”

+++++++++++++++++++++++

Esoknya, pesta siwon oppa sangat ramai.. sahabat-sahabatku juga hadir namun mereka hadir bersama kekasih mereka, dan aku agak bingung disini tampaknya seluruh orang kaget ketika melihatku jalan memasuki ruangan bersama yonghwa oppa.
“mi young, kau sangat hebat! Dari mana kau kenal yong hwa oppa?” sahut yuri riang
“ah, aku bukan siapa-siapanya kok” ceringisku
“sekarang memang bukan, namun segera~ ahahhahahaha” ucap sooyoung onnie
“ah unnie ini bias saja.”
“aku kenal yong hwa, ia takkan mengajak seorang gadis tanpa perasaan apapun ke tempat apapun” ujar sooyoung unnie menyenggolku
“ahaha “ aku tak mampu berkata apa-apa

+++++++++++++++++++++++

“mi young, mari kita pulang “ ujar yong hwa oppa
“ne,oppa”
Jung yong hwa mengantarku hingga ke depan rumah dengan mobilnya yang WOW, ‘tak heran para gadis tergila-gila padanya’
“selamat malam, mimpi indah” ujar yong hwa mengusap kpalaku
‘hueekkk siapa ni orang belum kenal aja uda elus-elus, kapok dah aku jalan ma ni orang’
“ehh…i.. iya” aku cepat-cepat menutup pintu sebelum hal lain terjadi dan berlari ke dalam rumahku..
‘fiuhhh, gila! Benar kata sooyoung unnie. Aku terlalu lugu!’ ucapku dalam hati sambil menjatuhkan diri keatas ranjang.

+++++++++++++++++++++++

Satu minggu berlalu, yung hwa oppa teru mendekatiku setiap hari. Sampai-sampai orang mengira kami adalah sepasang kekasih. Huh! Malam itu aku memainkan biolaku. Aku memainkannya dengan penuh perasaan sambil memikirkan hangeng oppa. Tiba-tiba posel ku berdering, ketika kuangkat ternyata itu adalah yong hwa oppa.
“mi young, bisakah kau keluar ada sesuatu yang ingin kubicarakan denganmu” ujar yonh hwa oppa
“baik,” ketika aku keluar dia sudah menungguku di depan, tanpa mobilnya. Ia lalu mengajakku ke taman di dekat rumahku
“mi young..aku..aku menyukaimu…maukah kamu jadi pacarku?”
“ah…a..aku tidak bisa.. jeongmal mianhae” aku membungkuk, aku ingin segera lari namun kaki ku tak bisa bergerak
“ada apa? Apakah ada seseorang yang kau sukai?” ucap yong hwa tampak kecewa dengan jawabanku itu
“mm i..iya”
“siapa kah orang itu?!” raut wajah yong hwa tampak aneh
“kalaupun kuberitahu oppa tidak mengenalnya..” desahku
“mi young, aku serius denganmu..kumohon pertimbangkan jawabanmu tadi..” lirih yonghwa
“ba..baik”
“kau tak perlu takut, badanmu gemetaran begitu haha. Aku tidak akan marah padamu. Ayo mari pulang”
Di jalan pulang aku tak bersuara begitu pula yong hwa. Sampai aku sampai di rumah ia mengucapkan selamat malam.

+++++++++++++++++++++++

Jujur, yong hwa oppa tetap baik padaku walau aku sudah menegaskan aku tak menyukai nya. Namun ia tetap baik padaku. Setelah 1 tahun berlalu, ia tak pernah meninggalkanku. Hingga suatu hari ia mengulang pernyataannya dulu..’aku menyayangimu’ aku salah sekarang ia tampak tak mau melepaskanku seperti dulu. Semestinya aku menjauhinya dulu. BABO!BABO!BABO!..dia memberikan aku waktu satu minggu untuk memikirkannya…
‘hangeng oppa, apa yang harus kulakukan? Bagaimana kabarmu? Bagaimana kyu dan song qian? Apakah kau sedang meindukanku..’ ah babo! Hangeng mempunyai song qian! Dia tak akan memikirkanmu..langkahku menuju lemari yang menyimpan barang-barang dan tanganku asik menari mencari sesuatu dan terhenti di atas sebuah kotak music indah pemberian nenekku dulu, di dalamnya terdapat sebuah leontin kerang pink dalam rupa yang sangat bagus. Tanpa kusadari air mata membanjiri pipiku. Aku menanis tersedu-sedu menyadari betapa bodohnya diriku.

To Be Continued~

2 comments:

caffeinatedheart said...

nyahahahah, akirnya ada lanjutannya .. *hug hug felli*
lanjutt~

Fellzlicious said...

:) ntar aku buat lagi..mohon maaf karena lagi musim US jadi belum bisa buat ff :D
thxx unn :D