Kami tak mampu berkata apa-apa dan hanya mampu memerhatikan song qian. Song qian dalam keadaan koma pun tetap secantik boneka porselen. Ia hanya berbaring dengan tenang dengan rambut panjangnya yang terurai.
-flashback-
“songie ah~ bolehkah aku memainkan rambutmu?” tanyaku riang
“ah, boleh..tapi jangan macam-macam ya?” celoteh songie
“arasseo arasseo~ mengapa kau cerewet sekali sihh? “
“mwoo? Kau bosan hidup yah?”
“iya aku bosan hidup, bweee”
“huh”
“mi young~ song qian kalian sedang apa?”potong hangeng oppa
…tak ada jawaban…
“ah, ada apa lagi dengan kalian” ucap han oppa pengertian
“oppa~ mi young jahattttt..” sahut song qian manja
“mwoo? Aku hanya blang kau cerewet kau sudah begitu? Dasar tuan putri”
“apa katamuu! Oppa mi young jahat!” rengek song qian..
“mi young sudahlah..jangan begini..” ucap han oppa dengan tampang menyalahkanku..
-end of flashback-
Yah, sejak dahulu oppa memang sering membela song qian. Song qian memang dipuja semua orang. Bahkan umma ku saying kepadanya melebihi diriku. Umma selalu membanding-bandingkan diriku dengan song qian. Song qian inilah song qian itulah, kami sangat bertolak belakang. Bila ia memilih gaun berwarna eksentrik maka aku akan memilih gaun yang berwarna soft. Bila ia menyukai seruling aku memainkan biola. Kami sangat berbeda, kesamaan kami hanya satu..yaitu..sam-sama mencintai hangeng oppa. Walaupun ia sainganku dalam segala hal namun aku tak pernah membencinya sedikitpun. Aku sangat menyayanginya…
“mi young..” kyuhyun membuyarkan lamunanku
“engg..i..iya..” ucapku
“sudah larut..mari kita pulang..” ajak kyu
“a..baik..” ucapku
“sampai jumpa song qian cepatlah sadar, saranghaeyo~ “ ucapku pada song qian sebelum pergi..
+++++++++++++++++++++++
Kyuhyun mengantarkanku hingga sampai di depan rumah, aku pun mewarinya masuk.
“kyu, masuklah..umma dan appa pasti juga merindukanku.” Ucapku ramah padanya
“ah..tidak usah, sudah larut ibu kos ku akan mengusirku bila aku tidak pulang..haha”
“haha, baiklah..gomawo untuk hari ini..” ucapku
Kyu tak menjawab dan hanya tersenyum sambil melanjutkan langkahnya..
Ketika aku masuk rumah aku menceritakan semuanya pada umma dan appa yang sangat terkejut mendengar tentang song qian dan hangeng.
+++++++++++++++++++++++
Sementara itu, malam itu di gedung rahasia milik Negara..
“agen han..berhati-hatilah dalam menjenguk kekasihmu itu..jangan sampai identitasmu ketahuan..”
“arasseo”
“ingatlah siapa yang menyelamatkanmu 3 tahun lalu dari hutan..untunglah aku yang menemukanmu jika tidak mungkin kau sudah dimakan singa atau semcamnya..haha” ucap seorang wanita
“noona, bolehkah aku memberitahu identitasku pada dongsaengku? Aku sedih melihatnya menjenguk song qian dengan mata yanga tampak hampa..” ujar seorang pria berpakaian serba hitam..
“tidak! Jangan bertindak gegabah! Sekarang kau adalah agen nomor 1 di korea! Kau tidak mau melihat orang yang kau cintai berkorban bukan?”
“a..aku..”
“han, aku sudah mengabdikan seluruh hidupku menjadi agen rahasia.. Kau tahu kan dari nama pekerjaan kita sudah mengandung kata ‘rahasia’? kami para agen rahasia harus bekerja tanpa perasaan, atau kau mau kehilangan seluruh orang yang berharga di hidupmu?”
Suasana seluruh ruangan itu hening..pria berjas hitam itu hanya mampu menatap kosong pada langit yang bermandikan bintang itu..
+++++++++++++++++++++++
“mi young perkenalkan ini han sang wook unnie kekasih siwon oppa, dia yang akan mengiringi kita dengan permainan pianonya..” ujar luna
“ah, salam kenal sang wook unnie..”
“ah~ tak perlu sesopan itu, pangil sangie saja” ujar sangie unnie ramah
“ah arasseo sangie unnie”
“nah begitu saja..” ujar sangie semangat
“sangie? Makan siang bareng yukk!” ujar siwon oppa mengejutkan kami
“ah~ baik jagi..miyoung ikut kami oke?”ajak sangie unnie
“ah, i..iya..”
Sesampainya kami di halaman belakan sekolah tampak beberapa orang sudah menunggu, ada eunhyuk, yuri, sooyoung, luna, dan yong hwa oppa.
“ah! Mi young~ mari..hari ini aku yang masak..” ujar yuri unnie sambil melindungi masakannya dari sooyoun unnie
“yurii ah~ berikan aku hamburger ituu..ammm”
“tidakkk~ ini untuk mi young..kau sudah mengambil jatah 2 orang!”
“yahhhh~” sooyoung unnie tampak cemberut
“hahaha sooyoung unnie ambillah burger itu, aku tak ingin makan..”
“eh? Baiklah..terimakasih donsaengku sayangg~” ujar sooyoung unnie sambil melahap burger itu langsung dari tangan yuri unnie..
“yaa~ choi soyoung ahh..kau sudah dewasa!” celoteh yuri unnie
Semuanya tertawa riang, hingga aku melihat kyu duduk sendirian di bawah pohon.
“hey, itu kan kyuhyun mi young..ajaklah dia kemari..kau yang dekat dengannya kan?” ujar yuri unnie
“ah..unnie bisa saja..” ujarku
Yong hwa oppa langsung memerhatikanku..
“kyu~ bergabunglah dengan kami..” ujarku sambil menariknya
“ehh..ta..tapi akuu..”
“hei, anak baru ya?” ujar siwon ramah
“iya..”
“wah selamat datang..”
“selamat datang!!~” ujar semua orang..kecuali yong hwa oppa..
“yong hwa..jangan begitu” bisik eunhyuk padanya sambil menyengolnya
“ah..selamat datang.. “ ujar yong hwa oppa menatap sinis padanya..
“eng.. i..iya terima kasih..”
“kyu, kudengar kau teman masa kecil mi young yah? “ celoteh yuri unnie..
“eng..iya..”
“kau bisa beritahu tidak siapa cinta pertama mi young? Aku jengkel padanya ia tak pernah menceritakannya padaku..huh”
“eh..u..unnie~” gumam ku malu
“eh itu, cinta pertama?” ujar kyu sambil menatap sedih mi young..
Aku memberi tatapan ‘jangan katakan’ pada kyuhyun. Yong hwa oppa pun mengeluarkan suara
“yuri ah~ kurasa kyu dan mi young mempunyai beberapa hal yang tidak harus dikatakan..” ujar yong hwa oppa sambil menatap tajam pada kyu
“eh..iiya..mianhae unnie..” ak menunduk
“ah tidak apa-apa..”
“blukk” kyuhyun pingsan dan jatuh ke arah luna..
“kyaa~ kyuhyun..” ujar luna panic
“kyu!! Kau tidak apa-apa..kyaa~” jeritku panik
Kami pun mengotongnya ke ruang kesehatan, sepanjang siang aku menjaganya hingga ia terbangun.
“nghh…”
“kyu~ kau sudah sadar? “
“eh..iya..ini dimana?” kyu tampak bingung
“ini di ruang kesehatan..kyu jangan pergi~ setelah song qian dan hangeng jangan kau lagii..aku tak mau kehilangan kaliannn~ huhu” aku langsung menangis di hadapan kyu
“mi young..” gumam kyu sambil menghapus air mataku..
“jangan khawatir, aku tidak akan kemana-mana” ujar kyu sambil mengusap kepalaku pelan..
Sudah lama aku tidak senyaman ini, hand an kyu memiliki tangan yang hangat. Sentuhan mereka bisa membuat dirimu tenang. Namun tanpa kusadari seorang memperhatikan kami..
+++++++++++++++++++++++
Ketika mi young jalan menuju rumahnya, beberapa pria berjas hitam menariknya ke dalam sebuah mobil dan pergi begitu saja.
…
Di sebuah gedung rahasia Negara ponsel seorang wanita berstileto hitam berdering.
“…..”
“apa?”
“….”
“apa maumu?”
“….”
“agen han?”
“….”
“baik, tolong jangan macam-macam dengan gadis itu..”
“….”
“yaa!!! Jangan macam-macam!!!”
“bippp”
Telepon itu terputus.
“noona anda tak apa?” ujar seorang pria muda
“aku tak apa-apa! Cepat panggil agen han!”
“baik noona”
…
“han, nona han mi young telah diculik oleh perkumpulan mafia”
“apa?! Ba..bagaimana mereka..”
“aku tahu, bagaimana mereka tahu bahwa dia kelemahanmu..mereka lebih memilih seorang gadis untuk diculik daripada seorang namja yang berekspresi seram..” ujar noona itu khawatir
“bagaimana ini..mereka tidak seharusnya tahu identitasku..” ujar pria itu kebingungan.
To Be Continued~









