Wednesday, June 23, 2010

True Love (part four)

author : felicia T
casts : -hangeng, -choi kyuhyun, -song qian, -yuri,seohyun, and sooyoung snsd, jung yong hwa, luna f(x)and han mi young


...........

10 november 2007, aigoo~ sebentar lagi aku berusia 17 tahun. Tak terasa sebentar lagi natal, karena aku ikut klub seni tari dan seni vocal maka sebentar lagi kami harus mengikuti kompetisi se-Korea. Seohyun dan luna untungnya juga sangat berbakat dalam menyanyi, kami sama-sama masuk klub seni vokal. luna, menurutku dia sudah termasuk penyanyi sopran. Dan seohyun alto. Sedangkan diriku, aku berada di tengah mereka. Dan di klub seni tari, aku selalu ditemani oleh yuri unnie, sooyoung unnie dan seohyun. Yuri unnie dan sooyoung unnie sangat ahli menari dan bisa segala jenis tarian. Seohyun, didalam penampilannya sebagai gadis sopan dan anggun rupanya ia sangat jago menari, terutama balet. Aku mulai menikmati masa sma ku sekarang, namun JTS alias Jessica, tiffany dan sunny tak pernah akur denganku. Di klub seni vocal Jessica selalu merendahkanku, kuakui dia memang cantik dan memiliki suara yang indah namun dia suka menyingkirkan fans-fans lain yong hwa oppa.
“young ah~ ayo kita pulang” panggil seohyun menyadarkan lamunanku
“ahh, ba..baik” gelagapku
“hahahaha lain kali jangan melamun lagi” seohyun menggetak kepalaku pelan
“auw..sakit pabo! Awas kau”
“kyaa ampun~ “
Kami berlarian sepanjang jalan menuju rumah. Hingga kami berpisah di jalan karena kami berbeda arah. Di jalanku menuju rumah, aku melihat segrombolan pria berjas hitam dengan badan kekar mereka baru saja keluar dari gedung tinggi yang terletak beberapa blok dari rumahku. Aku tak bersuara dan terus berjalan, salah seorang dari mereka berupaya menggangguku namunn..
“ya! Kau! Kembali ke barisanmu! Jangan menggoda gadis sma!” teriak suara tersebut
Aku menunduk menandakan rasa terima kasihku, namun pria tersebut tak membalas dan masuk ke dalam mobilnya.

+++++++++++++++++++++++

27 november 2007 hari ini aku berulang tahun . Ketika aku memasuki gerbang sekolah, tampak sebuah keramaian. Semua siswa tampak mengerubungi seseorang yang diatasnya ada sebuah poster tentang pertunjukan menjelang natal. Ah orang itu pasti merupakan tamu yang diundang untuk menyanyi di acara menjelang natal sekolah kami. Aku berjalan menuju gerombolan tersebut dan menemukan luna di sebelah laki-laki sang tamu itu.
“ah! Mi young! Disana kau rupanya! Kemari! Aku akan mengenalkanmu pada anggota klub kita yang baru…” sahut luna riang sambil menarikku dekat orang itu
“kyu~ kenalkan ini Han mi young! Miyoung, ini cho kyuhyun!”
Mata orang yang bernama kyu itu terbelalak sesaat dan terus memandangiku. Sebentar, aku rasa aku mengenalnya. Baru saja aku ingin menanyakan sesuatu kepada kyu namun songsaenim membawanya ke dalam gedung sekolah. Aku pun memutuskan untuk menunda pertanyaanku.
Setelah pulang sekolah…
“mi young! Apakah kau mau ikut kami mencari baju? “ sahut yuri unnie
“eh? Mm..maaf unnie, aku tidak bisa..ada sesuatu yang harus kulakukan” ucapku sambil membungkukan kepalaku tanda meminta maaf
“e?? baiklah, apapun yang kau lakukan itu lebih baik sangat penting karena telah menolakku untuk itu ..dada!” sahut yuri unnie sambil berlari
Aku tertawa melihat tingkah laku unnie ku satu itu. ‘Ah! Sampai dimana tadi? Kyu! Aku harus mencarinya’. Aku pun berlari ke halaman belakang tempat songsaenim menyuruhnya beristirahat. Dan sesampainya aku disana, ada kyu yang duduk mengamati salju.
“kyuhyun….” Ucapku dengan nafas berat sehabis berlari
“ah mi young..” ucapnya agak kaget
“kyuhyun, aku ingin menanyakan sesuatu..apakah kita pernah kenal sebelumnya?” ungkapku agak ragu
“iya kurasa begitu, kau adalah mi young teman masa kecilku bukan?”
“ah, syukurlah kau masih mengingatku! “ ucapku lega
“tentu saja aku mengingatmu, kita kenal satu selama 15 tahun kau tahu? Hanya saja aku ragu bahwa kau mi young yang kukenal..”
“eh? Kenapa begitu? Tega sekali kau” ucapku sambil mendorongnya pelan
“haha maaf hanya saja kau berbeda dari dulu, kau tampak lebih ceria sekarang..”
“ah, itu saja..aku memang menemukan hidup yang nyaman disini”
“hmm, baguslah kalau begitu..” gumamnya sambil meringkas barang-barangnya
“kyu, bagaimana kabar song qian dan han oppa? “
“han oppa baik-baik saja. Namun..song qian….” Muka kyu tertunduk sejenak dan tampak sedih
“kyu..ada apa dengan song qian?” tanyaku khawatir
“song qian..dia..dia …terbaring dalam koma sejak setahun kau pindah..” kyu tampak sangat sedih
“apa?! Koma?! Di..dimana ia sekarang? “ celotehku panik
“ia..dirawat di seoul hospital..” gumam kyu
“apa? Aku tak percaya..” aku langsung terjatuh di atas lututku dan tertuduk..
“mi young, berdirilah..jika kau mau, mari kita pergi menjenguknya bersama..” ucap kyu sambil membantuku berdiri..
“a..ah…ba..baik”

+++++++++++++++++++++++

Ketika kami sampai di seoul hospital, dan berada dekat di kamar rawat song qian. Tampak seorang pria berjas hitam dan kacamata hitam keluar dari kamar song qian, kyu menahan ku dan kami bersembunyi di belakang sebuah tikungan dan membiarkan pria itu lewat. Ketika pria itu lewat, aku seakan mengingatnya seseorang..’ah iya dia kan pria yang menolongku itu’ gumamku dalam hati. Awalnya aku tenang saja namun aku mulai merasakan sesuatu yang ganjil, ‘mengapa semua ini kebetulan? ‘bingungku.
“mari masuk..” ucap kyu sambil membukakan pintu
“ah baik..” ucapku dan mataku langsung tertuju pada sosok anggun yang terbaring diatas ranjang dan berbagai alat penopang hidupnya disamping ranjang itu. Kulangkahkan kakiku lebih dekat dan kuperhatikan sosok yang amat kurindukan.
“song..song qian..” gumamku sambil memegang tangannya dan mataku mulai dibasahi oleh genangan air.
“mi young, song qian begini karena menyelamatkan han oppa..”
“apa?”
“iya, setahun lalu han oppa pergi bersama ke suatu pesta..namun ditengah jalan pulang mereka tidak beruntung dan mengalami kecelakaan..song qian mendorong hangeng yang mabuk karena pesta keluar mobil saat sebuah truk menabrak mereka. Hangeng jatuh ke jurang hutan dan song qian selamat dalam keadaan koma..” cerita kyu
“….a..ba..bagaimana dengan han oppa?” ucapku gemetar
“hangeng..ia tidak diketahui keadaannya..namun saat tim penyelidik mencarinya di hutan, ia tidak diketemui..walau begitu beberapa jejak mobil dan kaki tercetak di tanh dan polisi menyatakan hangeng masih hidup namun hilang.” Icap kyu tampak sedih
“hangeng..” aku tak mampu berbicara..
“mi young..” ucap kyu sambil mendekap diriku dengan sekuat tenaganya..
Seumur hidup aku tak pernah melihat kyu begini, ia tampak sangat kehilangan dan sedih. Ia tak pemalu seperti yang kukira, ia tak sekuat dan setegar penampilan luarnya. Di dalam ia hanyalah seorang donsaeng yang merindukan oppa nya. Ia tampak sangat tak berdaya, begitupula dengan diriku.. ‘hangeng oppa!!!!! Dimana dirimuuuu~ huhuhuhu’ kami saling menguatkan satu sama lain dan menangis semalaman di depan song qian yang juga menghadapi hidupnya. Kami tak peduli lagi pada apapun, kami hanya merindukan orang yang sangat kami sayangi. Kami tak peduli bahwa kami telah menggangu suasana tenang rumah sakit ini..

To Be Continued~

3 comments:

Anonymous said...

Wua... Keren Banget Fel XDD

Btw, ini Nia :D

caffeinatedheart said...

wew, kyu ama miyoung pengganggu kedamaian*ditabok*lanjut lanjut lanjutt~~ XDDDDDD

btw, hangeng ada di rumahku .. dia amnesia .. *ngaco*

Fellzlicious said...

@nia : gomawo ^^

@aLwayzzsmiLe : maklumin lah, namanya orang patah hati XD

hangeng ada di rumahku :P kwkw